Perhatikan Tekanan Ban Saat Berkendara Di Musim Hujan

Home » Perhatikan Tekanan Ban Saat Berkendara Di Musim Hujan

tekanan ban saat hujan

Musim penghujan telah tiba banyak pengendara yang berasumsi bahwasanya kisaran dari tekanan ban saat berkendara di musim Hujan atau jalan basah baiknya di kurangi. Asumsi ini bertolak belakang dengan aturan tekanan ban yang telah di tetapkan oleh kebanyakan produsen ban.

Menanggapi asumsi masyarakat, Jusri Pulubuhu selaku Chief Intructor Jakarta Defensive Consulting (JDDC)  ikut angkat bicara. Beliau Membeberkan, tekanan angin pada ban saat berkedara di lintasan basah memang jelas berbeda.

“Hanya saja (saat musim hujan) kalau dikurangin, tapi tidak signifikan (jumlah banyak). Terutama kalau mobil dalam kota yang kita pakai. Itu kurangnya 1-2 psi (pounds per square inch).

Beliau juga mengatakan, mengurangi tekanan angin pada ban bisa di lakukan agar kendaraan bisa memberikan respon lebih saat jalanan basah. Lintasan yang basah, dapat membuat respon ban pada roda ke di jalan berkurang, tuturnya. Asumsi ini jelas memiliki alasan, jika berkendara saat jalan basah atau musim hujan, tentu akan tetap memberikan suhu dingin. Ini jelas berbeda berkendara saat musim panas.

Tekanan Ban Saat Musim Penghujan datang

Namun, kondisi ban harus tetap selalu dilakukan pengecekan terus menerus secara berkala. Karna, tekanan pada ban telah memiliki anjuran sendiri dari produsennya masing-masing. Informasi dari tekanan ban ii bisa di ambil dari buku manual book manual atau yang tertera pada bagian sisi pintu mobil. Ini tetap berkaitan dengan kenyamanan dan keselamatan bagi sipengendara itu sendiri.

Tekanan Ban kempes Saat Jalanan Basah Rawan Bocor

Musim hujan biasanya banyak yang mengurangi tekanan ban berdalih supaya ban tidak licin. Namun jangan berlebihan karna ban yang sangat kempes juga rawan bocor. Kenapa bisa seperti itu ?

Bapak Abdul Rohim, salah satu anggota Sapu Bersih Ranjau Paku pernah mengungkapkan agar ban awet cek tekanan. Katanya ban kempes lebih mudah tertusuk paku.

“Jika sudah tahu ban bocor akibat tertusuk paku, jangan pernah dijalankan dengan kecepatan di atas 20 km/jam. Dituntun sampai menuju tempat tambal ban terdekat. Sebab, ini bisa menyebabkan robek ban jadi lebar,” pungkasnya.

Kesimpulanya, tekanan angin ban yang memang sengaja di kurangi atau di tambah pada jumlah yang jauh berbeda dari yang telah di anjurkan. Tentu, ini sangat berbahaya bagi para pengendara di jalan. Bagaimana, menurut kalian ? semua tergantung pada asumsi dari masing-masing pengendara.

2017-11-14T19:23:22+00:00

About the Author:

Hi, Busjakartapariwista adalaha penyedia layanan sewa bus pariwista terbaik di Jakarta. Dapatkan jasa rental bus profesional dan berpengalaman dengan harga termurah dan selamat berwisata.

Mau tau promo sewa bus dengan harga terbaik ?

Dapatkan semuanya bersama busjakartapariwisata.id
Langganan
SUBSCRIBE NOW
close-link